Menghibur Diri

10.28.00

Hai.

Ini adalah post yang, setelah lamanya, berbau-bau kesemangatan, setelah beberapa post bernuansa kesedihan. 

Jadi, saya sedang menjalani so-called Semester Pendek di kampus, mengingat blok Muskuloskeletal (yang sebenarnya saya tidak tahu sama sekali kenapa bisa nggak lulus) belum mencapai angka kelulusan. So, yeah, here I am, hanya 2 minggu di rumah, kembali lagi ke rumah kedua, tanpa ada kenangan manis liburan semester ganjil kemarin. Ada, sih, tapi nggak spesial. Nggak berasa liburannya, malahan. 

Saya terjatuh waktu tahu berita ini. Maksud saya, saya nggak pernah melihat diri saya sebagai orang yang segagal ini sampai harus menjalani semester pendek. Ketakutan, ke-tidak-rela-an melanda. No drama, tapi saya menangis. Kecewa sama diri sendiri. Yah, saya memang punya kebiasaan untuk mengeset diri sendiri ke level yang tinggi dan kalau saya gagal, tingkat kekecewaan saya terhadap diri sendiri cukup, parah. Marah sama diri sendiri? yup. Kalau bayangan saya itu adalah kembaran saya, mungkin saya sudah memusuhi bayangan saya dan meninggalkannya sendirian di rumah sementara saya ke Solo. But, hey, I'm all better now.

Kegiatan pertama dihiasi dengan diskusi tutorial yang, surprisingly, cukup produktif. Maksudnya, kami mahasiswa SP bukannya malas-malasan atau tidak tahu sama sekali saat diskusi tutorial. Kami saling mengisi satu sama lain dengan 'menurut bahan yang saya bawa, bukan yang saya baca' (that was hilarious, by the way), dan saya bisa melihat kalau SP couldn't be that bad....

Perbincangan saya dengan salah satu teman baik saya yang sesama SP menghasilkan kesimpulan kalau kami berdua sehati. Bukan, bukan gitu maksudnya. Maksudnya adalah sejauh yang kami jalani di kuliah ini, visi kami hampir sama. Kami mendahulukan kuliah, tapi kami nggak kuliah-oriented. Masih ada banyak hal yang bisa dipelajari di luar sana selain tentang kuliah. Dan koneksi. Waktu saya dan dia dan 2 orang teman kami yang lain pergi ke Jogja hari minggu kemarin, kami bertemu dua orang kenalan kami dari UGM dan mereka berdua dengan ramah dan akrabnya langsung mengajak kami makan bareng. Tapi, karena 2 orang teman kami yang lain tidak mengenal mereka, kami menolak secara halus. Coba deh, bayangkan. Kami yang baru ketemu sekali saja, sudah seramah itu. It's amazing how a friend from different city could be so kind and makes it easier for us. I'm planning on having some friends from different country, too. I hope soon. Soon. 

Ah, saya mulai ngelantur. Kembali ke topik. 

Dari 2 minggu saya disini, saya sudah belajar untuk memperbaiki beberapa sifat jelek saya, yaitu : 
(1) Jangan cepat menghakimi orang. Apa yang kamu lihat dari matamu bukan berarti benar. Tiap orang punya penilaiannya sendiri, dan saya akan coba untuk menghargainya, sedikit demi sedikit. Oh iya dan, bukan berarti saya memaklumi atau mengerti, tapi saya menghargai.
(2) Jangan meremehkan orang gagal. Siapa tahu, kamu akan jadi salah satu dari mereka suatu hari. Bukan pake 'amit-amit', karena tiap orang pasti akan gagal suatu saat. 
(3) Jangan merasa superior. hampir sama intinya sama poin (2). Bangga sama diri sendiri? Harus. Tapi jangan malah merasa diri terlalu tinggi dan melihat orang lain di bawah. Untuk yang terakhir, saya merasa ditampar banget selama ini. 

Haaahh, hidup ini. Warna-warni banget. Bodo amat saya dibilang menghibur diri, toh saya realistis.

Sejauh ini, saya bersyukur ke Solo untuk SP. Kenapa? Kabarnya, tahun depan tidak ada SP. Jadi, kalau saya tidak ngambil SP sekarang, saya akan menjalani semester 8 yang artinya, telat lulus. Lebih malesin lagi. 

Hahaha sertelah saya membaca post ini dari atas, saya sadar kalau ini benar-benar menghibur diri saya sendiri. Tak apa lah, ya, sekali-kali membahagiakan diri sendiri, sekali-sekali menghibur diri sendiri, kan nggak ada yang ngehibur :3 *jomblo*

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading!

Silahkan tulis comment kamu dibawah ini! Rekomendasi, pertanyaan, feedback, atau follow gfc juga boleh. Please use your real name and e-mail. Spam comments will be block. Thank you!

Popular Posts

Bloglovin'

Communities

Blogger Perempuan
Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support