Officially, Sarjana!

19.00.00


Hari ini mau #throwback lagi ah~

Jadi, setelah dari posting tentang cerita sidang skripsiku, aku mau lanjut cerita tentang wisuda sarjanaku di tanggal 5 Maret 2016, which is sebenarnya udah lama banget.

Pendidikan Dokter UNS 2012, S.Ked!
Jadi aku lulus Sarjana Kedokteran dalam waktu 3,5 tahun. Kok bisa cepet? Karena kalau di UNS (dan kurasa di FK universitas lainnya), pelajarannya itu sudah dipaketin supaya pas 3,5 tahun. Di antara 240 mahasiswa di angkatanku, kira-kira 170-an di antara sudah diwisuda dan aku dan teman-temanku termasuk di dalamnya.





Ingat di postinganku mengenai tips kuliah merantau dan aku membahas tentang mencari teman? Inilah mereka, my lovely girlfriends yang selalu bersama aku selama 7 semester ini, dan masih akan bareng-bareng lagi selama koass menuju titel 'dokter' yang sebenarnya. Kalau lagi sama mereka, merantau nggak terasa berat, kuliah dengan segala keribetan dan tugas tugas dan pelajarannya yang susah nggak terasa berat. Kalau lagi sama mereka, tahu kapan harus belajar dan kapan harus main. Kalau udah mulai agak agak keluar jalur, nggak sok nggak enakan hati untuk menegur satu sama lain. Like any other friendship, fase ngambekan, marahan, keselan, pasti ada, tapi itu sama sekali nggak merusak pertemanan kita. 


Jadi kita bikin bunga papan yang beratasnamakan kita berdua belas, dari kita, dan untuk kita, Maklum ya, kita berdua belas haus kasih sayang dan cinta, makanya ucapan selamat aja dari diri sendiri untuk diri sendiri. One of the main things I love about this friendship


Mungkin ada beberapa yang pingin tahu, apa sih rasanya jadi sarjana? Terutama buat yang belum lulus dan bahkan belum kuliah. Well, kalau aku sebagai sarjana kedokteran, rasanya sih... biasa aja hahahaha.

Nggak bermaksud sarkasme atau gimana, tapi sarjana kedokteran itu rasanya kayak kamu capek ngantri buat masuk dufan, tapi buat naik wahana masih harus ngantri lagi. Sudah lewat satu pintu, tapi belum sampai ke tujuan akhirnya. Mau naik wahana lain, sama aja ngantrinya. Sarjana kedokteran juga, jadi kita masih harus melewati masa klinik sebagai 'dokter muda/koass' atau kalau bahasa kerennya 'clerkship', terus ada ujian UKMPPD atau ujian kompetensi profesi dokter, terus baru deh disahkan jadi dokter. Total sebelum aku resmi jadi dokter butuh waktu 5,5-6 tahun. Ditambah setahun lagi untuk internship, kalau mau praktek.

Jadi buat kalian-kalian yang mau jadi dokter dan pingin masuk FK, saranku cari jodohlah sembari kuliah. Menyelam sambil minum air. Tapi, nggak papa kalau kalian mau mengabaikan saranku diatas, soalnya yang nulis ini juga belum ketemu jodohnya hahaha #jomblo #kode. Nanti deh yaa kapan-kapan aku akan nulis posting tentang tips and trik jadi mahasiswa FK. Ditunggu yah~

Akhirnya, cita-cita foto kebaya bawa bunga dan toga di depan kampus kesampaian juga.
Fun fact : Cilla diet di masa-masa mendekati wisuda supaya berat badan stabil dan kebaya nggak terlalu ngepas, karena kebaya ini waktu beli sangat ngepas. Ternyata begitu hari H jadi kegedean :") H-1 heboh nyari tukang jahit yang bisa ngecilin rok dan kebaya dalam waktu singkat :") 


with my best supporters, Papa & Adek ♥
Segitu dulu aja liputan #throwback-nya hari ini! Aku mau berbagi kebahagiaan dan berbagi cerita aja kalau Cilla yang dulu nangis-nangis nggak keterima SBMPTN dan harus nyari kuliah kesana kemari, akhirnya lulus sarjana yang diinginkan dengan tepat waktu. 

"Of course it's hard. It's supposed to be hard. If not, anybody could do it."


Semangat buat perjuangannya!
Mahardhika Kartikandini, S.Ked

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading!

Silahkan tulis comment kamu dibawah ini! Rekomendasi, pertanyaan, feedback, atau follow gfc juga boleh. Please use your real name and e-mail. Spam comments will be block. Thank you!

Popular Posts

Bloglovin'

Communities

Blogger Perempuan
Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support