#DiaryKoasCilla Kecil Kecil Imut Tapi Rewel | Cerita Koas Anak

17.00.00

Halo! Ada konten baru di blog Cilla, dimana Cilla mau cerita sedikit tentang perjalanan Cilla selama koas. Ceritanya biar gak bosen aja gitu kontennya gak cuma beauty-beauty-an, tapi ada cerita di balik layarnya. Siapa tau ada di antara kalian yang pingin kedokteran atau akan koas, dengan membaca cerita ini, jadi ada bayangan sedikit tentang kehidupan di balik layar ini. 

FYI, Cilla sudah menjalani koas selama 6 bulan lebih, sudah melewati 5 stase. Aku tetap akan bikin postingnya per-stase supaya ceritanya nggak kepanjangan.

Sebelumnya, saya ingin meminta maaf kepada pihak-pihak yang membaca konten ini, baik itu TS Dokter Muda, kakak-kakak dokter, kakak-kakak residen, ataupun staff dan konsulen, apabila ada kata-kata yang menyinggung dan kurang menyenangkan. Tolong ingatkan saya ya apabila ada hal yang kurang menyenangkan :)

So lets start dari stase pertama sekaligus stase mayor pertama : Anak.

Sebagai sarjana yang dulu terbayang-bayang impian mau jadi spesialis anak (dulu ya, sekarang.......), I was scared and excited at the same time. Excited karena aku seneng banget anak kecil, yang saking senengnya kalau ngeliat anak kecil lucu di tengah jalan aku pengen ngajak main dan nyubit-nyubit. Scared karena konon, stase Anak adalah stase ter-capek dan ter-sibuk sepanjang perjalanan koass. Mana otak gue atrofi* ye kan ga kepake 6 bulan lebih. Tapi karena gak bisa menghindar, yaudah lah jalani saja.

*atrofi = penurunan ukuran otot akibat tidak terlatih/tidak digunakan selama beberapa waktu. Dalam hal ini, otak atrofi berarti otaknya melemah karena tidak terpakai.

Di setiap stase, ada substase atau pembagiannya masing-masing. Kalau di Anak, pembagiannya ada Perinatologi, Gastro-Hepato-Infeksi, Respiro-Neuro, Hematoonko-Gizi, Kardio-Nefro, Pediatri Sosial, dan Endokrin. Minggu pertamaku dimulai di perinatologi, dan minggu terakhirku ditutup dengan perinatologi lagi. 

Stase Anak itu banyak belajar. Karena penyakitnya banyak banget, dan pasiennya juga banyak banget, dan gejalanya juga nggak khas. Misalnya, anak sakit, yang kita anamnesis* kan orang tuanya, bukan anaknya, padahal yang ngerasain sendiri anaknya. Apalagi kalau yang sakit itu bayi, lebih susah lagi, cuma bisa nangis sama tidur. Harus jago jago menggali history dari orang tua/walinya.
Penyakitnya banyak banget, karena stase Anak ya bagaikan Penyakit Dalam versi anak, hampir semuanya dikerjain sendiri. Diagnosisnya lengkap banget, mulai dari penyakit sekarang, riwayatnya dulu, status gizinya, dan lain-lain.

*anamnesis = atau history taking, adalah proses tanya jawab dan wawancara mengenai keluhan yang saat ini dirasakan pasien

Kegiatan di siang hari dipenuhi dengan 'mengintil'. Jam 6:30 sudah siap menunggu visite residen, jam 9:00 diskusi kasus jaga malam sebelumnya, dilanjut dengan poli atau menunggu visite konsulen, kalau jam 12-an sudah habis pasien poli, dilanjutkan dengan bimbingan. Jam 14:00 mulai jaga.

Jaganya ngapain? Pengawasan seluruh pasien bangsal anak, minimal per 8 jam :") Pasien anak ada 60-70an, dibagi ke 6 orang. Kalau anaknya lagi cukup kritis, ditambah jadi per 4 jam. Kalau lebih kritis lagi, ditambah jadi 2 jam atau bahkan 1 jam. Kadang bahkan sampai bedsite, I've been there. Terus juga bergantian jaga IGD. Sesungguhnya tidak ada kebahagian yang lebih haqiqi dibandingkan tidak ada pasien di IGD dan bisa tidur di kursi dengan tenangnya. Tidur, kalo sempet, curi-curi waktu 2-3 jam dan harus dibangunin dengan telepon. Kalo nggak gak bakal bangun soalnya :")

Asal abis itu gak dirazia sih....wk.

Mohon maklum stase pertama, jadi masih banyak kedodolan diriku akan per-koas-an. Mulai dari bingung nyari apotek, gimana caranya masukin sampel darah ke lab, takut-takut izin anamnesis ke residen karena takut disalahin (ini dodol banget siiih wkwk padahal nyatanya bakal diajarin), bingung bingung masuk OK (Ruang Operasi) dan cara pake baju OK-nya karena sendirian, bingung nyiapin kertas-kertas rekam medis yang banyak, masih super kaku dan tegang menghadapi pertanyaan staff. First timer :(

Di stase anak, aku bisa melihat betapa perhatiannya orang tua terhadap anak sendiri. Terharu banget ngeliat raut muka penuh harapan orang tua tiap kami meriksa anaknya. Waktu itu ada anak yang ada program nebulisasi (atau penguapan dengan obat asma), tapi di jamnya, si anak malah ngambek, keluar kamar dan harus di tarik-tarik dulu sama ibunya biar mau dinebu. Banyak banget anak kecil yang rewel karena sakit dan takut sama dokter, padahal aslinya lucu jadi nggak lucu lagi huft.

Intinya, hormatilah orang tuamu karena merekalah yang paling kritis sama dokter kalo kamu sakit.

Aku ikut proses partus (kelahiran bayi), karena perawatan bayi itu memang tugasnya bagian anak. Rasanya deg-degan megang bayi for the first time, deg-degan nungguin bayi nangis for the first time, dan ikutan lega begitu bayinya udah nangis, tandanya bisa bernafas dengan normal. Betapa harus cermat banget mengawasi bayi-bayi lucu itu karena bisa tiba-tiba memburuk dengan cepat. Ngeliat banyak anak-anak yang dari kecil udah kanker, harus bolak balik ke rumah sakit buat kemo dan mereka tetap bisa lari-lari dan main-main dengan bahagianya.

Kalau ditanya, seruan koass atau pre-klinik Cil?

Seruan koass banget! Meskipun kami hanyalah debu dan jam tidurnya lebih jauh berkurang, tapi belajar langsung di kehidupan nyata memang lebih enak. Langsung belajar dari pasien, Terapi pun langsung ke pasien, belajar tindakan nggak lagi dengan manekin. Pake snelli (jas dokter) putih yang bikin udah berasa dokter beneran HAHA.

Daan akhirnya, 8 minggu pun berlalu, stase anak pun berakhir.

Sebagai stase pertama, stase Anak meninggalkan banyak banget cerita dan pengalaman dan pelajaran yang nggak akan bisa aku lupakan. Mulai dari sekelompok sama anak-anak yang nggak kukenal sebelumnya, yang ternyata perkoasan membuka tabir sifat-sifat orang yang nggak terlihat di preklinik, sampai ngebela-belain pulang telat atau bahkan dateng ke RS di malam hari demi bimbingan ujian. Terutama pelajaran buat nyuri-nyuri waktu tidur dan waktu makan, wk :")

le team. Thank you so much guys untuk 8 minggu stase anaknya!
Aaaand that's it! Itulah sedikit cerita dari 8 minggu sebagai koass anak. Maaf gak semuanya teringat, udah 6 bulan yang lalu soalnya :") Semoga bisa memberikan sedikit gambaran buat yang kepo kehidupan koas yang bukan-mahasiswa-tapi-bukan-juga-karyawan.

Koas anak, sign out.

Next up, obsgin! Cerita koas obsgin akan diupload secepatnyaa♥, ditunggu yah!


Thank you so much for reading! I hope y'all have a great day ♥  

Stay young and awesome
Facebook : Mahardhika Kartikandini 
Facebook Page : The Rainbow Days by Cilla
Instagram : @mkartikandini
Google + : Mahardhika Kartikandini
E-mail : mkartikandini@ymail.com

Share this post to your social media! Click the icon down below

You Might Also Like

12 komentar

  1. Kak Cillaa aku suka kak cilla bikin tulisan beginian. Jadi ngerasa liat drama korea yang tentang dokter gitu hahaha. Ku tunggu cerita selanjutnyaa<3

    kaniarda.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi makasihhh banyak kania!! :3 coming soon!

      Hapus
  2. Wih Bu (calon) Dokter, semangat ya kalian yang masih koas. Btw ditunggu cerita stase obsginnya Cil pasti seru dan deg-degan kayak yg mau lahiran ya? *sotoy* hehe ^^

    xoxo, Kartikaryani
    [www.kartikaryani.blogspot.com]

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaci kartikaa :D siaaap akan segera ditulis ;) ditunggu yaa!

      Hapus
  3. Hi dear cillaa.. tulisannya bagus. Kebetulan bgt lg bosen baca yg berbau makeup gitu. Heheh.

    Elisabethgultom.blogspot.co.id

    BalasHapus
  4. aku baca novel gokil tentang koas...judulnya lupa.. tapi aku suka bacanya karena ditulis dengan kocak. tentang suka duka jadi koas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. catatan dodol calon dokter (cado cado) ya? :)

      Hapus
  5. Nunggu nungguin cerita koas kak cilla, tapi pas udah ada malah baru sempet baca :'). Keren sih kakak nulisnya ada istilah-istilah baru. Nambah pengetahuan aku juga jadinya. sukak!!

    www.skilled-daydreamer.com

    BalasHapus

Thank you for reading!

Silahkan tulis comment kamu dibawah ini! Rekomendasi, pertanyaan, feedback, atau follow gfc juga boleh. Please use your real name and e-mail. Spam comments will be block. Thank you!

Popular Posts

Bloglovin'

Communities

Blogger Perempuan
Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support