Being 24 // Mendekati Quarter-Life Crisis

By Mahardhika Kartikandini - 13.54.00



17 Agustus 2018. 

This little girl hits 24. 

Usia yang - kalo orang lain - lagi ambisius-ambisiusnya mencari jati diri, mengeksplor berbagai hobi, mencari-cari passion, dan berusaha mandiri sedini mungkin

Buat gue, usia 24 adalah usia dimana seharusnya gue udah bisa mandiri, gue udah punya rencana 5, 10, 20 tahun gue mau kemana, gue udah punya cita-cita yang jelas mau ke arah mana. Usia yang seharusnya udah ga labil lagi, ga moodyan lagi, ga bingungan lagi, ga maunya menang sendiri lagi. 

Setahun kemarin, gue belajar tentang melepaskan. Melepaskan sesuatu yang sejak awal gak seharusnya gue milikin. Emang sih, manusia, lebih suka hal yang 'menantang' dan pengen 'gue gabisa tapi gue harus punya' dibandingkan being realistic. Kata sebuah quote, sometimes you have to let go in order to move on. Make space for yourself, make space to breath and enjoy yourself

Setahun kemarin, gue akhirnya tiba di penghujung kehidupan perbabuan perkoasan gue. Setelah 2 tahun penuh tangis dan darah dan tugas dan emosi yang dipermainkan, berhasil juga gue melewatinya. Sesuatu yang awalnya gue anggap berat, yang gue kayak "harus banget nih ngelewatin ini buat jadi dokter?" Ternyata kelewat juga. Two years is a long time, gue gak bisa boong. Tetep berasa lama kok (apalagi kalo lagi jaga wk) tapi agak kangen sih sama kehectican dan nglindur gosip siang di kamko dan isi asupan karbo di ganeps. 

Setahun kemarin, gue belajar berjuang demi sebuah mimpi melalui UKMPPD. Sebuah ujian final sebelum disahkan sebagai dokter. Semacam ujian nasional, dengan pressure yang jauh lebih besar :""). Belajar ratusan soal sehari sampe intoksikasi, latian ngomong buat OSCE sampe mulut berbusa, ketiduran aja rasanya berdosa banget, sampe masih jaga IGD 2 minggu sebelum ukmppd. 

Buat anak-anak preklinik, kalo kalian udah gemeteran buat osce, it's nothing compared to OSCE UKMPPD. 

24 tahun. 
Mau ngapain ya gue abis ini? 

Jalanku masih panjang. Lulus dokter gak berarti langsung lanjut spesialis (jadi jangan nanya dulu ya gengs kapan mau spesialis lagi, jalannya masih didepaaaaaan sana). Masih ada internship, masih ada kerja. 

Semoga tahun ini segera menemukan titik terang dan jawaban atas pertanyaan dan doa-doa yang selama ini aku panjatkan. Semoga tetap setia dengan blog ini sebagai pelarian dan teman hiburan. 

See you again, year 25. 


Stay young and awesome
Facebook : Mahardhika Kartikandini 
Facebook Page : The Rainbow Days by Cilla
Instagram : @mkartikandini
Google + : Mahardhika Kartikandini
E-mail : mkartikandini@ymail.com
Share this post to your social media! Click the icon down below

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading!

Silahkan tulis comment kamu dibawah ini! Rekomendasi, pertanyaan, feedback, atau follow gfc juga boleh. Please use your real name and e-mail. Spam comments will be block. Thank you!