Belajar Ilmu Lip Swatching dari Kak Rissa Lippielust | Ngopi Cantik #9 Beautiesquad

By Cilla - 20.39.00



Hai Beauties!

Siapa sih disini yang nggak tau akun instagram @Lippielust?

Aku termasuk pengikut instagram Kak Rissa (pemilik akun @Lippielust) sejak dahulu kala. Inget banget, dulu tiap sebelum beli lipstick, pasti buka instagramnya, cari hashtag-nya, baru cobain lipsticknya. Se-powerful dan seberguna itu akun instagram ini dalam dunia per-lipstick-an Cilla :")

Thanks to Beautiesquad, pembicara Ngopi Cantik kali ini adalah sosok idola per-lip-swatching-an Indonesia, yang sangat inspiratif dan sangat meng-influence para wanita Indonesia, tak lain dan tak bukan, the woman behind @Lippielust itself, Kak Rissa!

Kak Rissa menjalani Lippielust sudah 5 tahunan lebih. Mulai serius pada tahun 2014, namun sebenernya sudah suka swatching waktu Rissa masih kerja sebagai freelance graphic designer. Sekarang ini Lippielust adalah tim, ada yang berperan sebagai kreatif, finance, PR/Manager, videographer, dan soon akan ada photo retoucher juga.

Pada awalnya, kak Rissa terinspirasi untuk menjadi lip swatcher karena merasa kesulitan untuk mencari swatches lipstik di kulit Asia, khususnya Indonesia. Awalnya masih sembunyi-sembunyi aja karena dulu ngerasa malu. Tapi lama kelamaan, Rissa dapet support dari suami (saat itu masih pacar), karena swatching lipstick itu terasa relaxing dan surprisingly back then, banyak yang ngerasa swatches-nya bermanfaat. Tapi memang banyaknya followers Rissa justru dari luar negeri, terutama US dan Amerika Selatan karena mereka bisa relate betapa swatches saat itu sangat exclusive (banyaknya yang berkulit putih aja).


salah satu hasil karya styled arm swatch yang super gemesh

Kalau melihat post-nya kak Rissa yang sangat aesthetic dengan berbagai bentuk swatches, ternyata prosesnya nggak sebentar loh! Kalau proses foto & editing, kalau ditotal itu bisa 3 hari atau lebih. Kalau sama scheduling & blog, bisa semingguan. Butuh 1 hari penuh untuk produk foto produk dulu. Supaya tube-nya gak kotor, lalu 1 hari penuh juga untuk foto arm swatches, baik yang classic maupun yang styled (yang digambar). Dilanjutkan, 1 hari penuh untuk foto lip swatches 1 produk yang terdiri dari 5 warna. Dalam 1 hari itu bisa 1-3 brand yang difoto, tergantung banyaknya warna. Ngeswatch 5 warna dalam 1 hari itu aja udah peer banget loh beb nyiapin bibirnya... .

Bikin konten yang sama terus menerus pastinya ada rasa jenuh dan bosan, dong, seorang Kak Rissa pun tak luput dari kejenuhan itu. Hal ini dia siasati dengan istirahat. Sampe sekarang pun, Rissa kalau udah ngerasa jenuh, stop ngelakuin apapun. ide itu datengnya dari pikiran yang fresh, kalau pikiran kita sendiri udah capek, mental kita lagi gak bener, dipaksakan juga percuma.



post kak Rissa saat aku masih awal-awal follow doi

Bikin lip swatch itu tentu nggak mudah. Selain dari alat-alat fotografi dan penerangan yang kudu stand by, masalah lainnya adalah menyiapkan bibir dan mencegah bibir pecah-pecah. Belum lagi kalau produk lip stain, produknya tetep nge-stain di bibir meskipun dicuci berkali-kali. 

Kalau hasil fotonya kurang bagus, gimana tuh? Boleh nggak sih kita editing foto? Kalau dari pandangan kak Rissa, tidak apa-apa selama tidak berlebihan. Yang pasti, jangan foto sekali lalu warnanya diubah-ubah setelahnya ngikutin warna shadesnya. Mau sebanyak apapun lipstiknya, harus dijalanin (swatch satu persatu). "Color correct" itu gak tau kenapa di beauty community kesannya kayak ngebohongin, padahal apa yang kita ingin tangkap di kamera, belum tentu bisa dihasilkan oleh kamera itu sendiri. Mau sebagus apapun lightingnya. Intinya jangan overdo.

Kira-kira segitu tips yang dibagikan oleh kak Rissa seputar lip swatch. Thankyou so much kak Rissa atas inspirasinya!




Stay young and awesome

Youtube : Mahardhika Kartikandini
Facebook : Mahardhika Kartikandini 
Facebook Page : The Rainbow Days by Cilla
Instagram : @mkartikandini
Google + : Mahardhika Kartikandini
E-mail : mkartikandini@ymail.com
Share this post to your social media! Click the icon down below

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading!

Silahkan tulis comment kamu dibawah ini! Rekomendasi, pertanyaan, feedback, atau follow gfc juga boleh. Please use your real name and e-mail. Spam comments will be block. Thank you!