dna

Pengalaman Menggunakan Personalized Skin Care Dari Erha.DNA

By Cilla - 17.54.00

Hi Beauties!

Masih ingat kah kalian dengan postinganku beberapa waktu yang lalu mengenai Personalized Skincare berbasis DNA dari Erha.DNA?


Kabar gembira untuk kita semua, Erha.DNA telah resmi launching hari Kamis, 24 Oktober 2019 lalu di Treasury Tower SCBD!

Ki - Ka : Affi Assegaf, dr. Devina Nova (Head of Erha.DNA), dan Andrea Gunawan hadir sebagai influencer narasumber

Pada launching ini, Erha.DNA menjelaskan bagaimana latar belakang dibentuknya inovasi ini. Sebagai salah satu klinik kecantikan dan industri perawatan kulit selama 20 tahun terakhir, Erha mengamati bahwa permasalahan kulit tidak bisa instan, dan perjalanan yang perlu ditempuh konsumen dalam menemukan produk perawatan yang tepat, kerapkali menyebabkan masalah. Mulai dari terbuangnya waktu (time spent) hingga trial and error. Konsumen seringkali asal mencoba-coba, tanpa memperhatikan kandungan produk, tidak memperhatikan kondisi kulit, dan tidak mengetahui kebutuhan kulit.

Dalam mengidentifikasi jenis kulit, selama ini masyarakat secara umum mengenal adanya 4 klasifikasi kulit yaitu kering, berminyak, kombinasi, dan sensitif, yang dipopulerkan oleh tokoh kosmetik Helena Rubinstein pada awal 1900-an. Namun kini, klasifikasi Rubinstein tidak lagi cukup untuk menentukan karakteristik kulit yang lebih spesifik. Kini Baumann Skin-Type Indicator (BSTI) atau Indikator Tipe Kulit Baumann menjadi parameter baru dalam mengidentifikasi karakter atau jenis kulit secara luas. BSTI memberikan pendekatan baru yang mengklasifikasikan jenis kulit melalui 4 parameter ciri kulit yaitu kering atau berminyak, sensitif atau resisten, berpigmen atau tidak, dan berkerut atau kencang. Dari paremeter tersebut, kita akan mendapatkan 16 karakteristik jenis kulit yang berbeda. Berangkat dari diagnosa yang akurat, kita akan bisa merawat kulit sesuai dengan kebutuhannya.

“Untuk mempermudah konsumen dalam mengidentifikasi dan merawat kulit mereka, ERHA mempersembahkan inovasi terbarunya, ERHA.DNA sebagai smart skin solution yaitu sebuah sistem pintar berbasis artificial intelligence (AI) dan DNA, untuk menentukan personalized product yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan unik setiap individu. Karena tidak ada individu yang sama, sistem pintar ERHA.DNA akan membantu merawat kulit dengan tingkat akurasi penilaian yang tinggi karena diformulasikan sesuai dengan hasil tes AI dan DNA tubuh kita,” jelas dr. Devina Nova Estikaratri, Head of ERHA.DNA.

dr. Devina Nova Estikaratri, Head of ERHA.DNA
Maksudnya gimana tuh smart skin solution?

Sistem pintar ERHA.DNA sebagai smart skin solution terdiri dari 3 rangkaian sistem terpadu, yang mampu mengidentifikasi karakter genetik setiap individu. Sistem pertama adalah SMART ASSISTANT yaitu ERHA.DNA Mobile App sebagai sahabat pintar yang membantu mengidentifikasi jenis kulit, memantau perkembangan, hingga memberikan informasi yang bersifat interaktif sesuai dengan karakter kulit Anda. Sistem kedua adalah SMART INNOVATION yaitu ERHA.DNA Test Kit sebagai alat pintar yang terdiri dari DNA Swab sebagai media pemeriksa karakter genetik kulit, Moisture Tester untuk mengetahui kelembaban kulit, dan Skin Lens untuk mengetahui kondisi pori-pori.  Sistem ketiga adalah SMART TREATMENT yaitu ERHA.DNA Skincare Products sebagai rangkaian pintar perawatan kulit  yang terdiri dari Cleanser, Day Moisturizer, Sunscreen, Essence dan Night Moisturizer yang dipilih sesuai dengan jenis kulit dan karakter genetik setiap individu. Karena disesuaikan dengan DNA tubuh, ERHA.DNA Skincare Products ini memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi dalam merawat kulit.

Erha juga menyadari bahwa konsumen seringkali tidak memiliki cukup waktu untuk sempat datang ke klinik kecantikan atau ke dokter kulit untuk berkonsultasi, sehingga Erha.DNA memiliki sistem untuk pemeriksaan DNA sendiri di rumah, dengan hasil test yang akan dijemput oleh kurir untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium Erha.DNA. Setelah hasil testnya keluar dan analisa sudah ada, produk perawatan kulitnya akan dikirimkan ke alamat rumah. Jadi, nggak perlu keluar rumah, deh!

Ki-Ka; Alfons Sindupranata - dr. Devina Nova Estikaratri - Andreas Antoninus

Di aplikasi mobile Erha.DNA juga terdapat Skin Journal, yang bisa kamu isi dengan perubahan kulit 
setelah memakai produk perawatan Erha.DNA. Caranya, tinggal kamu foto selfie melalui aplikasi sesuai format yang telah ditentukan.

“Peluncuran ERHA.DNA sebagai smart skin solution ini akan menjadi sebuah momen penting dari perjalanan 20 tahun ERHA sebagai brand dengan layanan dan produk perawatan kulit terpadu yang sejak awal, berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan memberikan solusi terdepan dan hasil yang nyata. Sekaligus menjadi milestone bagi perjalanan Derma Global Ventura atau DGV sebagai holding company yang menaungi ERHA, yang merupakan salah satu dari sekian brand dalam portfolio bisnis kami di bidang dermatologi. Kami berharap peluncuran inovasi ERHA.DNA hari ini tidak hanya bisa menjadi bagian dari revolusi perawatan kulit Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam menjaga kualitas kesehatan kulit masyarakat Indonesia,” tutup Alfons Sindupranata, CEO Derma Global Ventura.

Alfons Sindupranata, CEO Derma Global Ventura

Aku sendiri telah melakukan pengecekan DNA melalui mobile apps Erha.DNA. ternyata dari hasil survey dan pemeriksaan, aku memiliki kulit yang Dry, Sensitive, Pigmented, and Wrinkled. So far aku cukup setuju dengan hasil pemeriksaan ini, karena aku sudah merasa kulitku mudah kering, banyak flek-flek hitam akibat sinar matahari dan warna kulit yang tidak merata, dan kecenderungan kulit untuk berkerut karena kebiasaan begadang.

YES I KNOOOOOW AKU GABOLE BEGADANG TAPI GIMANA DONGGG.

Dari hasil test ini juga aku mendapatkan rekomendasi Do’s and Don’t’s. Untuk Do’s-nya antara lain adalah relaksasi dan olahraga, tidur cukup, makan buah dan sayur, dan perbanyak makanan laut. Untuk Don’t’s-nya antara lain adalah hindari fast food, begadang, rokok dan alcohol, minuman manis, dan sauna.

Dari hasil test, aku dikirimkan serangkaian skin care berupa cleanser, essence, sun screen, day moisturizer, dan night moisturizer yang ditujukan untuk kulit DSPW sepertiku. Tentu saja ini personalized untuk jenis kulitku.


Setelah pemakaian skincare Erha.DNA selama kurang lebih satu bulan, aku cukup senang dengan perubahan kulitku, terutama aku merasa kulitku semakin lembab dan bercahaya. Dari hasil pemeriksaan dengan moisture test pun aku melihat bahwa kadar kelembabanku dalam kulit sudah meningkat.

Harganya berapa kak?

Well, untuk satu rangkaian skincare tersebut harganya kurang lebih Rp1,500,000-an. Memang agak pricey, tapi kalau memang sepadan dengan kualitasnya, aku sih nggak heran yaaa. Apalagi karena ini online, jadi tidak perlu datang periksa ke dokter, karena dengan pemeriksaan sendiri di rumah, dan voila!


Buat kamu yang sudah capek dengan trial n error skincare, atau ingin periksa kulit ke dokter tapi malas mengantri, kamu bisa cobain Erha.DNA, karena kepraktisan dan teknologi canggihnya dapat memberikan pengalaman perawatan kulit yang baru buatmu. Kalau kamu penasaran dengan Erha.DNA ini, kamu bisa download Erha.DNA Mobile Apps di apps store atau play store, atau kamu bisa juga kunjungi websitenya di www.erhadna.co.id, atau instagramnya @erhadna.

Selamat mencoba!




Stay young and awesome
Youtube : Mahardhika Kartikandini
Facebook : Mahardhika Kartikandini 
Facebook Page : The Rainbow Days by Cilla
Instagram : @mkartikandini
Google + : Mahardhika Kartikandini
E-mail : mkartikandini@ymail.com
Share this post to your social media! Click the icon down below

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

Thank you for reading!

Silahkan tulis comment kamu dibawah ini! Rekomendasi, pertanyaan, feedback, atau follow gfc juga boleh. Please use your real name and e-mail. Spam comments will be block. Thank you!